Mengenal Berbagai Versi Android

6:36 PM



Sejak munculnya sistem operasi  Android November 2007, sistem operasi Android terus mengalami peningkatan versi diawali dengan versi 1.1 hingga versi yang baru saja di release yaitu versi 2.3 (Gingerbread)

Entah dengan maksud apa, diawali dari versi 1.5 sistem operasi Android memakai nama-nama makanan/kue untuk nama alias dari versi Android yang di rilis.

Android versi 1.1
Versi ini dirilis pada 9 Maret 2009, yang muncul dengan pembaruan terhadap estetika pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

Android versi 1.5 (Cupcake)
Cupcake atau dalam terjemahan bebas berarti kue cawan adalah nama alias dari sistem operasi Android versi 1.5. Ada beberapa pembaruan dan juga penambahan beberapa fitur pada versi ini yaitu adanya kemampuan untuk merekam dan menonton video pada modus kamera, mengupload video ke Youtube dan gambar ke Picasa secara langsung, dukungan Bluetooth A2DP, animasi layar, dan keyboard pada layar.

Android versi 1.6 (Donut)
Donut dikenal juga dengan kue berlubang dipakai sebagai nama alias dari versi Android 1.6. Versi ini dirilis  September 2009 dengan kemampuan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Serta ada tambahan fitur galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus. Versi ini telah mampu diintegrasikan dengan CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine.

Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Pada 3 Desember 2009 kembali sistem operasi Android  merilis versi baru yaitu versi 2.0/2.1 yang diberi nama alias Eclair. Eclair adalah kue sus yang berbentuk panjang dengan toping coklat diatasnya.
Perubahan pada versi ini yaitu adanya optimalisasi hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.

Android versi 2.2 (Froyo)
Froyo (Frozen yoghurt) adalah yoghurt (susu yang dibuat melalui fermentasi bakteri) yang dibekukan mirip seperti ice cream. Froyo dipakai sebagai nama alias dari sistem operasi Android versi 2.2 
Versi ini meluncur pada Mei 2010 dengan peningkatan pada performance dan memori, integrasi dengan Chrome, USB tethering, WIFI Hotspot, Quick switching, Voice dialing, serta mendukung Adobe Flash 10.1.

Android versi 2.3 (Gingerbread)
Gingerbread adalah kue yang terbuat dari jahe, biasanya berbentuk boneka sering disajikan sebangai teman minum kopi. Gingerbread dipakai sebagai nama alias dari sistem operasi Android versi 2.3. Saat ini versi 2.3 dari Android ini merupakan versi terakhir dari sistem operasi Android. 

Ada beberapa peningkatan yang cukup menjanjikan pada Android Gingerbread ini yaitu antara lain :
Dukungan Aplikasi NFC, Aplikasi yang memungkinkan produsen gadget untuk membuat perangkat yang bisa digunakan untuk transaksi nirkabel (dompet elektronik)
  • Dukungan pada kamera depan. Handphone Internet atau kemampuan bertelepon via internet, atau Voice over IP tanpa aplikasi tambahan yang berarti pengguna sudah bisa membuat panggilan VoIP langsung dari Handset tanpa perlu menambahkan aplikasi tambahan.
  • Tampilan yang lebih rapih, Tampilan interface android versi 2.3 ini  makin rapih dan mudah dipelajari. Menu dan tema visual diperbaiki untuk memudahkan navigasi.
  • Manajemen Aplikasi, tersedia shortcut untuk sebuah aplikasi bernama Manage Applications. Di sini pengguna bisa melihat berapa besar memori yang diserap oleh masing-masing aplikasi yang sedang berjalan.
  • Input teks lebih cepat, keyboard dari Android Gingerbread dijanjikan akan lebih baik, dengan beberapa perubahan lokasi dan bentuk.Copy Paste, kemampuan untuk memilih (select) lalu melakukan Copy, Cut atau Paste menjadi semakin baik.

Android versi 3.0 (Honeycomb) 
Honeycomb atau sarang madu adalah bagian dari hasil lebah ang dimanfaatkan selain dari madunya itu sendiri. Honeycomb dipakai sebagai nama alias dari sistem Android versi 3.0

Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom.

Android versi 4.0 (Ice Cream)
Ice Cream, tentu saja kita tahu karena ini adalah minuman atau tapatnya makanan yang sangat disukai terutama oleh anak kecil. Ice Cream dipakai sebagai nama alias dari Android versi 4.0


Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC.


Android versi 4.1 (Jelly Bean)

Jelly Bean mengalami banyak pembaruan dari Android sebelumnya, versi 4.0 Ice Cream Sandwich. Dalam demonstrasi singkat, Google memamerkan beberapa fitur di Jelly Bean. Berikut fitur-fitur barunya:

  1. Keyboard dapat memprediksi kata 
  2. Ketika sedang mengetik pesan, maka keyboard secara cerdas akan memprediksi kata apa yang ingin Anda ketik selanjutnya.
  3. Voice Typing 
  4. Fitur ini memungkinkan pengguna tak perlu lagi mengetik di keyboard virtual, karena dengan voice Typing, Anda dimungkinkan mendiktekan pesan apa yang ingin diketik tanpa perlu koneksi internet. Untuk fitur prediksi kata di keyboard dan Voice Typing, belum diketahui apakah keduanya mendukung bahasa Indonesia.
  5. Pembaruan aplikasi kamera 
  6. Jelly Bean mengalami pembaruan aplikasi pada kamera, yang memudahkan pengguna dalam melihat-lihat foto. Cukup gerakan jari ke atas layar untuk fungsi menghapus foto. Tampilan kamera di Jelly Bean terlihat lebih halus dan sederhana di bandingkan Ice Cream Sandwich.
  7. Proyek Mentega Fitur ini disebut Project Butter (Proyek Mentega). 
  8. Bertujuan untuk meningkatkan kinerja sistem operasi Android secara keseluruhan. Antara lain, Project Butter meningkatkan tingkat sistem frame agar konsistem pada 60 frame per detik. Project Butter juga mampu memberi efek hemat daya baterai karena ia berhubungan dengan prosesor.
  9. Google Now, 
  10. fitur virtual asisten mirip Siri Tak mau kalah dari Apple yang menawarkan fitur asisten pribadi Siri di iPhone 4S, Google pun meluncurkan fitur yang mirip Siri bernama Google Now. Fitur ini akan memberi jawaban atas segala pertanyaan dan perintah yang dilontarkan pengguna.
    Seperti Siri, fitur ini harus terkoneksi dengan internet untuk mencari jawaban yang Anda lontarkan. Dalam demonstrasi, seorang karyawan Google bertanya: "Apa definisi dari robot?"
    Fitur ini menjawab: "Sebuah mesin yang mampu melaksanakan serangkaian tindakan kompleks."
    Google menyatakan fitur ini mendukung 18 bahasa. Namun, belum dipastikan apakah akan mendukung bahasa Indonesia.
    Google Now juga dapat merekam rutinitas harian dan membantu melihat kembali riwayat lokasi yang telah dikunjungi penggunanya. Misalnya, Anda adalah pengguna transportasi kereta api di setiap pagi. Google Now akan mengirim pemberitahuan jadwal kereta yang biasa Anda naiki. Tak hanya itu, Google Now mampu memperingatkan waktu rawan kemacetan, janji, hingga penerbangan.

Google mengonfirmasi bahwa sistem operasi Jelly Bean akan disematkan pada smartphone Google Nexus S, Samsung Galaxy Nexus, dan tablet Motorola Xoom. Ketiganya siap diluncurkan pada pertengahan Juli 2012.

Sumber: CNET | Kompas

You Might Also Like

0 comments

yuk.. tinggalkan komentar kamu disini.,

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images

Instagram

Subscribe