4 Jurus OrangTua Berteman dengan Anak di Situs Gaul

5:12 PM

Mengkhawatirkan anak yang sudah mulai asyik dengan dunia maya memang sah-sah saja. Di situs social media semacam Facebook dan Twitter, anak bisa dengan mudah berjumpa dengan siapa saja, mulai dari teman baik, kenalan lama, hingga predator dunia maya yang mengancam.

Orang tua dituntut untuk ikut melek teknologi, agar dapat memantau apa yang dilakukan anak-anak mereka di situs gaul. Masalahnya, anak yang terlalu dimonitor justru akan menjauh, menarik diri, bahkan membenci orang tuanya.

Lalu, bagaimana agar orang tua bisa tetap mengawasi pergaulan anaknya di dunia maya, tanpa si anak harus merasa diawasi?  Sebaiknya orang tua jangan terlalu ikut campur dengan pergaulan anaknya di Facebook atau Twitter, tapi juga bukan berarti melepas mereka begitu saja tanpa pengawasan.

Berikut ada beberapa tips yang bisa diikuti oleh para orang tua:

1.    Social media adalah ruang publik
Jika anak mengeluh karena merasa orang tuanya memata-matainya di internet, katakana padanya bahwa internet dan social media adalah ruang publik. Selama ia tidak mengatur pembatasan akses ke profilnya, maka siapa saja bisa melihat aktifivtas online-nya. Pedator dunia maya pun dapat dengan mudah melakukannya.

2.    Ikuti, jangan mengintai
Daripada harus diam-diam mengintip postingan anak kita di Facebook atau Twitter, lebih baik langsung add dia sebagai teman, atau follow dia. Ajak dia berkomunikasi selayaknya teman, bukan mengawasi atau terlibat terlalu banyak. Sesekali beri komentar positif atas postingannya, agar dia merasa orang tuanya cukup memahaminya.

3.    Berteman dengan hati-hati
Sebanyak dua dari tiga remaja merasa oke-oke saja berteman dengan orangtuanya di Facebook, demikian menurut survei yang dilakukan Kaplan Test Prep. Maka tak salah para orang tua berteman dengan anaknya di social media, selama masih tidak bersikap seperti orang tua bawel, serba mau tahu, dan interogatif.  Orang tua sebaiknya bersikap hati-hati berinteraksi dengan anaknya di dunia maya, agar ia tidak menarik diri atau bahkan memblokir akun orang tua dari daftar teman atau follower.

4.    Jangan rendahkan anak di internet
Ada perilaku orang tua yang kadang menurutnya cukup baik untuk anak, namun si anak merasa sebaliknya. Jangan sesekali merendahkan anak di dunia maya, sebab itu akan melukai harga dirinya. MIsalnya saja, orang tua mengunggah foto anak sewaktu kecil. Bagi orang tua, nampaknya lucu dan penuh nostalgia, namun belum tentu untuk si anak. Atau orang tua secara spontan memberi komentar yang meremehkan anak di dunia maya. Sebelum mengunggah atau memposting sesuatu, hendaknya dipikirkan apakah hal itu akan membuat anak merasa diremehkan atau tidak

You Might Also Like

0 comments

yuk.. tinggalkan komentar kamu disini.,

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images

Instagram

Subscribe